Deteksi Dini Segera Kanker Leher Rahim


Beberapa fakta mengerikan seputar kanker leher rahim :

  1. Kanker leher rahim merupakan penyebab kematian No.2 didunia setelah kanker Payudara dan No.1 dinegara berkembang
  2. 99.7% disebabkan oleh virus bernama Human Papilloma Virus (HPV)
  3. Minimal 50% Pria & Wanita yang aktif secara seksual terkena infeksi HPV
  4. Infeksi jenis HPV yang ganas akan menyebabkan kanker leher rahim pada wanita
  5. Sebelum usia 50 tahun 80% Pria & Wanita sudah pernah terkena infeksi HPV
  6. Kanker leher rahim dapat dicegah dengan cara pemeriksaan dini dan rutin atau perawatan pada masa pra kanker.

Bagaimana HPV dideteksi secara dini ?

Cara yang paling umum adalah dengan metoda Pap Smear, yaitu dengan melihat sel-sel kanker abnormal pada saat pra kanker atau kanker

Kini tersedia metode deteksi DNA yang memungkinkan HPV ganas atau jinak diketahui dengan detil secara dini sebelum memasuki tahap pra kanker

Metode Diagnostik DNA apa yang dipakai ?

1. MEtode HYBRID CAPTURE, adalah metode untuk mendeteksi adanya HPV ganas [high risk] / HPV jinak [low risk]

2. Metode PCR (Polymerase Cahin Reaction) ; Penentuan tipe-tipe HPV secara detil

Apakah Kelebihan Deteksi HPV Melalui Tes DNA ?

Sensitif, cepat, akurat dan semi kuantitatif (jumlah virus bisa diketahui

Mendeteksi lebih dini sebelum terjadi perubahan sel akibat infeksi HPV

Virus tipe ganas (Penyebab kanker leher rahim) dan jinak serta tipe HPV yang spesifik dapat diketahui

Proses pengambilan sampel kurang 1 menit, tidak sakit, dengan menggunakan apusan (sapuan dengan kuas halus

Dapat dilakukan secara rutin atau pada pra vaksinasi HPV

Dari sample yang sama dapat dilakukan pemeriksaan terhadap CT/GC (Chlamydia trachomatis & Neisseria gonorrhoea), penyebab penyakit kelamin

Informasi Tambahan seputar Kanker Serviks / Kanker leher rahim

Biasanya kanker serviks baru akan menujukkan gejala serius, setelah 10-20 tahun kedepan pada wanita yang menikah atau aktif secara seksual. Karena pada fase prakanker dan stadium awal, memang tidak menujukkan gejala apapun. Dan juga karena banyak dari pasien kanker serviks baru menyadari dan melakukan pengobatan ketika stadium kankernya sudah akut.

Siapa yang berpotensi terinfeksi virus HPV?

Baik wanita maupun pria yang sudah aktif secara seksual, baik wanita maupun pria, sangat berpotensi terjangkit virus HPV. Karena virus ini mudah sekali menjakiti para pasangan yang aktif berhubungan intim.

Meruntun dari penyebab timbulnya penyakit kanker serviks, keberadaan penyakit kutil kelamin juga salah satu faktor pendukung menyebarnya virus HPV. Penyakit kutil kelamin juga disebabkan oleh virus HPV. Namun bedanya, kalau kanker serviks disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18, kutil kelamin disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11.

Kutil kelamin adalah benjolan-benjoilan yang tumbuh pada alat kelamin manusia dalam berbagai variasi bentuk. Pada wanita, kutil kelamin tumbuh pada vulva dan serviks. Sedangkan padapria, kutil kelamin akan cenderung muncul pada penis atau skrotum dan pada beberapa kasus tertentu kutil kelamin tumbuh pada area selangkangan.

Bagi pria yang terkena kutil kelamin, keluhan yang akan dirasakan yaitu rasa gata dan panas, pendarahan dan rasa sakit pada penis, strotum dan daerah anal. Pada wanita, keluhan yang akan dirasakan hampir sama dengan pria, yakni rasa gatal dan panas. Terutama pada wanita yang sedang mengandung, kutil kelamin yang diderita bisa menjangkiti janin dalam kandungannya pada saat lahir.

Kutil kelamin bisa menembus dan bertransmisi pada bayi, sehingga akan menyebabkan timbulnya kutil pada leher bayi dan membuat bayi kesulitan bernafas, yang mengarah pada pertumbuhan kanker leher.

Prosentase penyebaran Kanker Serviks

Di seluruh dunia, kasus penyakit kanker serviks ini sudah dialami oleh 1,4 juta wanita. Dan menurut data Globocan 2002 yang didapat dari Yayasan Kanker Indonesia terdapat lebih dari 40.000 kasus baru kanker serviks dengan kisaran angka kematian yang menembus angka 22.000 pada wanita di Asia Tenggara. Dalam hal ini, Indonesia merupakan negara di ASEAN yang menduduki peringkat teratas untuk total kematian kanker serviks pada wanita dan ditambah dengan angka kasus baru sekitar 20 kasus per hari.

Dampak Kanker Serviks bagi penderita

Tidak hanya sakit secara fisik, namun terjangkit virus HPV – yang menyebabkan kanker serviks dan juga kutil kelamin, bisa menggangu penderita secara psikis, yang menyebabkan turunnya tingkat kepercayaan diri dalam kehidupan sosial dan juga kehidupan rumah tangganya, terutama aktivitas seksual bagi pasanganyang sudah menikah atau aktif secara seksual.

Pencegahan Kanker Serviks

* Bila mungkin, hindari faktor resiko yaitu bergati pasangan seksual lebih dari satu dan berhubungan seks dibawah usia 20 karena secara fisik seluruh organ intim dan yang terkait pada wanita baru matang pada usia 21 tahun.

* Bagi wanita yang aktif secara seksual, atau sudah pernah berhubungan seksual, dianjurkan untuk melakukan tes HPV, Pap Smear, atau tes IVA, untuk mendeteksi keberadaanHuman Papilloma Virus (HPV), yang merupakan biang keladi dari tercetusnya penyakit kanker serviks.

* Bagi wanita yang belum pernah berhubungan seks, atau anak-anak perempuan dan laki-laki yang ingin terbentengi dari serangan virus HPV, bisa menjalani vaksinasi HPV. Vaksin HPV dapat mencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18. Dan dapat diberikan mulaidari usia 9-26 tahun, dalam bentuk suntikan sebanyak 3 kali (0-2-6 bulan). Dan biayanya pun terbilang murah.

* Menjaga pola makan seimbang dan bergizi, serta menjalani gaya hidup sehat (berolahraga).

Pengobatan Kanker Seviks

Pengobatan Kanker Seviks dapat dilakukan dengan pembedahan (pengangkatan leher rahim, indung telur dan seluruh jaringan di sekitarnya), Radioterapi dan Kemoterapi. Tingkat keberhasilan pengobatan ini tentunya tergantung dari tingkatan kanker serviks yang dialami oleh si penderita. Dari segi biaya, pengobatan kanker serviks ini tergolong mahal.

Kanker serviks dapat dicegah dan diobati apabila setiap orang menyadari bahwa keberadaan virus HPV ini tidak boleh dipandang sebelah mata dan dapat menyerang siapa saja, tanpa pandang bulu.

Pencegahan & Pengobatan Alternatif dari Kanker Serviks ini yang relatif aman bisa menggunakan :

  1. Cancer Magic Drop
  2. Gamafit Plus Eugenol
  3. Spiruna Plus Eugenol

Diminum secara bersamaan ;

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s