Memupuk Jiwa Kepemimpinan


Diantara hal yang dibutuhkan seorang Pria adalah memiliki sikap pemimpin atau Jiwa Pemimpin. Karena dia adalah seorang pemimpin di rumah tangganya, bagi istri dan anak-anaknya.

Ada banyak hal yang bisa menumbuhkan leadership ini, diantaranya :

1. Membiasakan diri hidup sederhana, karena hidup serba kecukupan akan menimbulkan sikap manja,  jika terbiasa mendapatkan segala sesuatu dengan mudah, maka jiwa ini akan lemah, karena dia tak terbiasa mengerahkan fikir dan dayanya untuk meraih apa yang diinginkannya.

2. Jangan pernah lari dari masalah. Semua orang saat menghadapi masalah pasti jiwanya resah, gusar bahkan timbul amarah, tak lagi mampu berfikir jernih, dan bagi jiwa jiwa yang lemah imannya, tak jarang memilih jalan praktis diantaranya, lari keminuman keras, kabur dari rumah, berlama – lama diduduk di cafe-cafe atau diskotik, bahkan banyak kisah yang malah mengakhiri hidupnya, wal’iyadzubillah …Padahal masalah itu jika dihadapi dengan sabar dan tabah, maka masalah itu bisa mendewasakan dirinya, meninggikan tingkat pemikirannya, dan menguatkan mentalnya, sehingga dia bisa memetik hikmah dan belajar dari kepahitan yang pernah dialaminya sehingga dia akan menghindari untuk kembali terjeblos kedalam lubang yang sama.

3. Orang kuat bukan yang jago bertarung tapi yang mampu mengendalikan kemarahannya. Tak sedikit orang – orang yang tak mampu mengkontrol dirinya, berakhir dengan sejuta penyesalan di balik jeruji besi atau kehancuran hidupnya. Masalah yang bisa menghancurkan kebanyakan bukanlah masalah yang besar, namun masalah yang kadang setelah difikir secara jernih adalah masalah sepele, sering kita dengar, hanya karena uang seribu rupiah terjadi pertumpahan darah, hanya karena berebut muatan tak jarang nyawa penumpang sekian banyak yang menjadi korban, hanya karena lahan yang sejengkal ujung-ujungnya memakan korban.

4. Banyaklah belajar dari kisah – kisah orang besar, semisal Para Nabi dan Rosul, Kisah Nabi Muhammad shollalloohu ‘alaihi wasallam dan para khalifahnya serta para sahabatnya. Betapa banyak kisah menarik dari berbagai sisi kehidupan mereka, berbagi kisah kekuatan jiwa dan fikir mereka.

5. Selalu menanamkan rasa percaya diri. Percaya diri ini ditanamkan bukan karena keganjenan merasa diri sok ganteng, sok pinter ataupun sok kaya, namun selalu optimis atas sesuatu, jika mendapatkan sebuah tantangan selalu berkata : “Akan saya coba, mudah-mudahan bisa” Bukan malah berkata : “Ini pasti sulit sekali”

6. Untuk seorang yang mempunyai jiwa pemimpin yang kuat, target dan tantangan adalah sebuah hal menyenangkan, namun lawa dari itu akan memandang target dan tantangan adalah sebuah beban.

7. Senang diskusi dan menyimak perkataan orang – orang yang telah memiliki level diatas kemampuannya, karena mendengarkan itu menyerap ilmu, sedangkan berbicara itu tak menambah ilmu.

8. Kekuatan kepercayaan diri penunjangnya adalah skill (kemampuan / keahlian) . Maka orang yang bodoh namun sok tahu sama dengan seseorang yang berusaha memecahkan batu karang dengan menggunakan tangan kosong, semakin dia hantam semakin hancur dan rusak tubuhnya, Maka banyak belajar banyak hal, baik yang umum ataupun yang spesifik.

9. Selalu berfikir positif, jika melihat orang mampu melakukan sesuatu, maka kita pun tentu akan mampu pula mengikutinya, namun harus diperhatikan pula metode – metode keberhasilan para pendahulu kita, misalkan berapa jam seorang yang telah hafal qur’an memuraja’ah (Menghafal / mengulang) bacaannya, bandingkan dengan pola kita,

10. Jangan pernah meremehkan orang lain, karena pengalaman itu sebuah harga yang sangat mahal, orang yang banyak mencoba, tentu akan banyak mendapatkan hasil, sekalipun hasil yang dia dapati belum maksimal, tapi tingkat analisa tinggi dan berulang itulah yang takkan dia dapati dari seorang yang jarang melakukan percobaan.

11. Yakin dengan apa yang telah Allah anugerahkan bahwa Laki – laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, maka secara tegas Allah telah menggambarkan bahwasannya seorang lelaki itu adalah seorang yang mempunyai banyak kelebihan dibandingkan seorang wanita (Daya,semangat,kekuatan fisik,waktu,ruang lingkup, dan lain sebagainya). Namun yang tak dimiliki oleh seorang pria dari wanita adalah keuletan dan kesabaran, lihatlah betapa ulet dan sabarnya para ibu mengurus anak-anak dirumah tangganya, itu adalah hal yang mustahil bisa dilakukan oleh seorang pria dan bisa seberhasil wanita. Jangan pernah berfikir bahwa mencari nafkah itu lebih sulit dari mengurus anak dan rumah tangga!!!

12. Mempermudah urusan orang lain. Inilah yang sulit ditanamkan, terkadang mental anak bangsa ini bermotto : “Kalau bisa dipersulit kenapa tidak?” Bukannya bermotto sebaliknya : “Kalau bisa dipermudah mengapa tidak?”

Jika ada tambahan silahkan di share gan …https://jahemerahkaromah.wordpress.com/wp-content/mu-plugins/writing-helper/i/requestfeedback.png

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s